.

Blog Details

Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) bersama dengan PMI Kabupaten/Kota se-DIY menyiagakan 6 (enam) armada tangki air untuk merespons dampak kekeringan dalam operasi kemanusiaan antisipasi bencana kekeringan akibat El Nino melalui ‘Siaga Tirto Aji”.

 

“PMI DIY melalui PMI Kabupaten Bantul sudah mendistribusikan air bersih sejak 29 Mei sampai dengan Jumat (31/7/2026) sejumlah 149.000 liter menjangkau 4.051 jiwa penerima manfaat dengan mengerahkan 2 (dua) truk tangki menyasar 4 (empat) kecamatan yakni Kasihan, Dlingo, Pajangan Bantul, dan Panggang Gunungkidul di 6 (enam) kalurahan yaitu Bangunjiwo, Temuwuh, Jatimulyo, Terong, Guwosari Bantul, dan Girikarto Gunungkidul”, tutur GBPH. H. Prabukusumo, S.Psi, Ketua PMI DIY.

 

PMI DIY menjadi salah satu wilayah dari 10 (sepuluh) provinsi program prioritas “Operasi Kemanusiaan Bencana Kekeringan Akibat El Nino Tahun 2026” PMI Pusat melalui Disaster Response Emergency Fund (DREF) – International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) yang meliputi PMI Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Lampung, dan Sulawesi Selatan.

 

Beberapa wilayah program di DIY yang mendapatkan dukungan meliputi Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul untuk kegiatan distribusi air bersih dan edukasi penggunaan air secara bijakasana dan promosi kesehatan kesehatan.

 

“PMI DIY berkomitmen menjadi bagian solusi dalam merespons dampak kekeringan dan berharap program ini akan menjangkau lebih banyak wilayah dan masyarakat yang membutuhkan. Kata kuncinya adalah kolaborasi dari berbagai sektor baik dari pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Kami membuka donasi untuk masyarakat yang akan menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan”, jelas Gusti Prabu, sapaan akrab Ketua PMI DIY.

 

Donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank Mandiri Cab Sudirman nomor 137.000.744. 959.4 atas nama Penanggulangan Bencana PMI Propinsi DIY dari bulan Agustus sampai dengan November 2026 dengan tetap mempertimbangkan kondisi di lapang

“Saya mendorong PMI untuk terus meningkatkan pelayanannya, melakukan harmonisasi langkah dengan pemerintah, para mitra dan tentu saja dengan masyarakat di dalam melaksanakan kerja-kerja kemanusiaan sebagaimana yang diamanahkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip dasar gerakan dalam pelayanannya yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan”, pungkas Gusti Prabu.

 

Untuk membangun semangat persaudaraan serta kepedulian terhadap kemanusiaan, PMI membutuhkan jejaring yang luas, di antaranya dengan mengajak insan pers baik media cetak maupun elektronik untuk berperan serta mendiseminasikan dan mewartakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang dilakukan PMI. Mari bersama menebar senyum, tiada henti berkarya untuk kemanusiaan.

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.