- Written by: Asfant
- 20 May 2026
PMI DIY menghadiri kegiatan EVORA #10 Donor Darah & Invitation tingkat Madya dan Wira yang diselenggarakan oleh OSIS dan PMR Unit 050 SMA Negeri 11 Yogyakarta pada Sabtu (16/5/2026).
Mengusung tema “Kemanusiaan”, EVORA #10 diikuti 73 tim dari 36 sekolah se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini terdiri atas tiga rangkaian utama, yakni Lomba Cerdas Cermat (LCC) untuk PMR Madya dan Wira, lomba pertolongan pertama bagi PMR Wira, serta kegiatan donor darah bekerja sama dengan UDD PMI Kota Yogyakarta.
Melalui kegiatan tersebut, panitia mendorong peningkatan kapasitas anggota PMR sekaligus menanamkan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan pelajar.
Kasubag TU Balai Dikmen Kota Yogyakarta, Atik Fatmawati, S.Kom., membacakan sambutan Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY. Dalam sambutan tersebut, Dikpora DIY mengapresiasi penyelenggaraan EVORA #10 sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif berbasis kemanusiaan. Dikpora DIY menilai kegiatan donor darah dan aktivitas Kepalangmerahan memiliki peran penting dalam membentuk karakter pelajar yang peduli, tanggap, dan berjiwa sosial tinggi.
“Tema kemanusiaan sangat relevan untuk menumbuhkan solidaritas, kepedulian sosial, dan karakter generasi muda melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat,” demikian kutipan sambutan Plt. Kepala Dinas Dikpora DIY.
Selanjutnya, Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMA Negeri 11 Yogyakarta, Sihana, S.Pd., M.Sc., membacakan sambutan Kepala SMA Negeri 11 Yogyakarta, Tri Mulyati, M.Pd. Pihak sekolah mengapresiasi terselenggaranya EVORA #10 sebagai kegiatan kemanusiaan sekaligus agenda prestisius yang konsisten terlaksana hingga satu dekade. Sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada PMI atas pendampingan dan pembinaan kepada peserta didik serta kepada Dinas Dikpora DIY atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
“EVORA tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana bagi peserta didik untuk meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan resiliensi terhadap bencana,” demikian kutipan sambutan Kepala SMA Negeri 11 Yogyakarta.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Bidang Anggota dan Relawan PMI DIY, Haris Eko Yulianto, menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan EVORA yang telah memasuki tahun ke-10 sebagai wadah pembelajaran, silaturahmi, dan penguatan kompetensi anggota PMR di DIY. Haris menegaskan bahwa EVORA tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang pendalaman ilmu Kepalangmerahan, khususnya pertolongan pertama sebagai kompetensi dasar anggota PMR, sekaligus penguatan nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan tanpa membeda-bedakan siapa pun yang membutuhkan bantuan.
“Ketika mengabdi dalam Kepalangmerahan, anggota PMR perlu memiliki pengetahuan, keterampilan, dan semangat kemanusiaan sebagai bekal dalam membantu sesama,” tegas Haris.
Ia juga mendorong pengembangan EVORA dengan membuka kategori PMR Mula pada penyelenggaraan mendatang agar pembinaan Kepalangmerahan dapat dimulai lebih dini dan berkelanjutan.
Setelah rangkaian sambutan selesai, Sihana, S.Pd., M.Sc. memukul gong sebagai tanda dibukanya secara resmi EVORA #10 Donor Darah & Invitation tingkat Madya dan Wira se-DIY.
Usai pembukaan, Haris Eko Yulianto meninjau sejumlah ruang perlombaan dan area donor darah. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan edukasi kepada peserta terkait penggunaan lambang Kepalangmerahan sesuai Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.
Melalui EVORA #10, PMI DIY berharap peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kompetitif, tetapi juga memperkuat jejaring antaranggota PMR serta meningkatkan komitmen terhadap aksi kemanusiaan di elingkungan sekolah maupun masyarakat.
