Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) menggelar syawalan PMI DIY dengan mitra kerja pada Rabu (8/4/2026) di Kediaman Ketua PMI DIY, Ngadisuryan, Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Kehormatan, Jajaran Pengurus PMI DIY dan Kabupaten/kota, pegawai, relawan, serta mitra kerja PMI DIY dari berbagai instansi dan lembaga di antaranya Polda DIY, Korem 072 Pamungkas, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD DIY, Basarnas, Dinas Pendidikan dan Olahraga, Balai Pemuda dan Olahraga, Kwarda DIY, RAPI, Orari, PDDI, Universitas Islam Indonesia, Unjaya, Poltekes Kemenkes, dan media.
“PMI sebagai organisasi kemanusiaan dalam menjalankan ketugasannya sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan sangat menbutuhkan dukungan dari berbagai lembaga. Kolaborasi antarlembaga kemanusiaan sangat penting untuk meningkatkan efektivitas, respons cepat, serta menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan”, tutur GBPH. H. Prakusumo, S.Psi, Ketua PMI DIY.
“Kami menghaturkan terima kasih kepada semua mitra kerja dan masyarakat yang telah memberikan dukungan. Syawalan ini adalah momentum untuk mempererat silaturahmi dan menguatkan sinergi dalam kerja-kerja kemanusiaan. Dukungan dari berbagai pihak tersebut menuntut PMI untuk semakin rofesional dan responsif dalam melayani masyarakat. Dalam bekerja kita harus selalu mempunyai niat, pikiran, dan hati yang mulia”, jelas Gusti Prabu.
Sementara itu, Danrem 072 Pamungkas Brigjend TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos.,M.Si.,M.Sc dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi PMI DIY yang telah memberikan dukungan terutama dalam membantu proses pemulangan jenazah prajurit TNI yang gugur dalam tugas di Lebanon dari Bandara Adi Sutjipto menuju rumah duka di Kulon Progo dan Magelang.
“PMI telah menunjukkan peran nyata dalam misi kemanusiaan. Penggunaan ambulans PMI dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kehadiran negara dalam pelayanan kemanusiaan, sekaligus menvcerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang kita junjung bersama”, tegas Danrem.
Danrem juga mengapresiasi dedikasi PMI yang selalu hadir membantu masyarakat. “Sejak 17 September 1945 lahirnya, PMI tidak pernah berhenti memberikan bantuan dan terus menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan di Indonesia. Satu nyawa untuk kemanusiaan, satu tetes darah untuk sesama” jelas Danrem.
Pada kesempatan tersebut, PMI DIY juga menerima piagam penghargaan dalam partisipasi pelaksanaan Siaga SAR khusus Lebaran 2026 dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pertama Yogyakarta.
“Terima kasih atas kerja keras, dedikasi, dan respons cepat PMI dalam menyelamatkan nyawa. Kita berharap sinergi antara PMI dan Basarnas akan memperkuat kolaborasi dalam melayani masyarakat”, jelas Rio Banupanitis, S.E., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta.
